ResepGulai Tempoyak Ikan Patin. Bahan. 1 ekor ikan patin ukuran besar, potong-potong. 175 gr tempoyak. 5 lembar daun jeruk, buang tulangnya. 2 lembar daun salam. 2 batang serai, memarkan. 2 cm jahe, memarkan. ½ sdm garam.
Gulaiikan patin merupakan salah satu olahan paling populer di Jambi. Jadi tak bakal sulit menemukan kuliner segar ini di berbagai pelosok provinsi yang tengah dikembangkan sebagai sentra ikan patin nasional ini. Gulai Ikan Patin khas Jambi ini paling lezat dinikmati ketika masih panas, ditemani sepiring nasi pulen, untuk membuka puasa misalnya
TempoyakIkan Patin Jambi . Oleh Arie Dwi Vitaranti 29 Apr 2013. Mimi bukan asli Jambi, Orang tua dua-duanya berasal dari Lampung, Tapi saya lahir dan besar di Jambi hingga sekarang. Mimi juga ga seberapa bisa masak, dari berbagai masakan khas Jambi yang pernah Ibu saya ajarkan, satu-satunya resep yang bisa saya ingat hanya Tempoyak Ikan Patin
GulaiIkan Patin khas Jambi ini paling lezat dinikmati ketika masih panas ditemani sepiring nasi pulen Makanan Khas Jambi Yang Harus Dicoba Makanan Gulai Masakan Resep Gulai Tempoyak Ikan Patin 1 ekor ikan patin ukuran besar potong-potong 175 gr tempoyak 5 lembar daun jeruk buang tulangnya 2 lembar daun salam 2 batang serai memarkan 2 cm jahe
TEMPOCO, Jakarta - Gulai tempoyak ikan patin dan pindang ikan patin menjadi kuliner andalan di Jambi. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, Eka Feriani mengatakan dua hidangan tersebut menjadi kuliner khas masyarakat Jambi baik dalam masakan keseharian maupun acara adat, seperti pesta pernikahan.
SerbaSerbi Gulai Ikan Patin, Gulai Nikmat Khas Jambi Unknown 15:56 wisata kuliner Edit Ciri khas Gulai adalah bumbunya yang kaya akan rempah antara lain kunyit, ketumbar, lada, lengkuas, jahe, cabai merah, bawang merah, bawang putih, adas, pala, serai, kayu manis dan jintan yang dihaluskan, dicampur, kemudian dimasak dalam santan.
KBRNJambi : Menyantap buah durian dengan sensasi berbeda. Cobalah makanan khas Jambi satu ini yang menyegarkan, Gulai tempoyak ikan Patin. Tempoyak ini berasal dari durian yang difermentasikan dan ditambah ikan patin. Biasanya diolah menjadi gulai tempoyak yang kaya bumbu rempah.
BahanBaku : 1. 1kg ikan patin ( 2 ekor - potong menjadi 3 bagian ) 2. 2 lbr daun salam. 3. 2 serai ( ambil putihnya memarkan ) 4. 200 ml santan yang kental. 5. 1/2 liter santan ecer ( hasil perasan santan kental ) 6. garam - 1,5 sdt. 7. gula pasir - 1 sdt. 8. minyak - 3 sdm ( untuk menumis )
Olehkarena itu, tempoyak adalah salah satu jenis makanan khas Jambi yang wajib dicoba. Selain di Jambi, tempoyak juga terkenal di Riau dan Sumatera Selatan. Baca juga: Resep Gulai Tempoyak Durian Ikan Patin, Kuliner Khas Jambi. 2. Daging masak itam. Makanan khas Jambi satu ini merupakan olahan daging sebagai lauk. Daging masak itam memiliki
veQNSa7. - 7/Jun/2019 , 1814 WIB - Kalau kebetulan musim mudik ini berada di Jambi, jangan lupa cicipi kuliner legendarisnya yakni gulai ikan patin. Konon, gulai ikan patin ampuh untuk menangkal kolesterol berkat bumbu rempahnya. Cocok disantap setelah beberapa hari menikmati menu khas Lebaran yang sarat akan santan dan daging-dagingan. Masyarakat Jambi memiliki olahan gulai yang sangat khas. Bahan utamanya sudah pasti, ikan khas yang hidup di aliran sungai-sungai di Jambi, ikan patin. Ikan patin dimasak dengan aneka rempah khas gulai, seperti kunyit, ketumbar, lada, lengkuas, jahe, cabai merah, bawang merah, bawang putih, adas, pala, serai, kayu manis, dan jintan. Lalu apa yang menjadi keunikan gulai dari Tanah Kerinci ini? Ikan patin dimasak dengan tempoyak, yaitu daging buah durian yang telah difermentasi. Tapi karena tidak semua orang suka dengan bau dan rasa tempoyak yang menyengat, di beberapa tempat gulai ikan patin dimodifikasi, dimasak dengan campuran santan. Gulai ikan patin merupakan salah satu olahan paling populer di Jambi. Jadi tak bakal sulit menemukan kuliner segar ini di berbagai pelosok provinsi yang tengah dikembangkan sebagai sentra ikan patin nasional ini. Gulai Ikan Patin khas Jambi ini paling lezat dinikmati ketika masih panas, ditemani sepiring nasi pulen. Sedap.... Ikan patin termasuk dalam kelompok genus pangasius. Kandungan gizi yang terdapat dalam ikan sangat tinggi yaitu asam lemak esensial DHA dan EPA, vitamin A, omega 3, vitamin B6, vitamin D, vitamin B12, zat besi, selenium, yodium. Protein yang terdapat pada ikan ini sekitar 23 – 28 persen, dengan kandungan lemak lebih rendah daripada ikan-ikan lainnya. Konon kandungan lemak tak jenuh sebesar 50 persen yang terdapat pada ikan patin dapat mencegah penyakit kardiovaskular atau sistem organ yang memiliki fungsi memindah zat ke dan dari sel, dapat juga menurunkan kolesterol jahat sehingga mampu mencegah atau menurunkan risiko penyakit jantung koroner. Luar biasa kan, sudah lezat, sehat pula! Baca juga artikel seru lainnya tentang Jambi berikut ini Gulai Ikan Semah, Kelezatan Dari Sungai Berarus Deras Jambi Masjid Seribu Tiang Jambi, Jumlah Tiangnya Seribu? Muaro Jambi, Keindahan Alam yang Bersatu dengan Wisata Religi Cicipi ragam kuliner Indonesia lainnya. Telusuri informasinya lewat Pesona Indonesia.
Siapa yang tak kenal gulai? Masakan dengan bumbu yg diolah dari rempah – rempah ini tentu sangat memanjakan lidah, serta disebut-sebut sebagai makanan kari ala Indonesia, contohnya seperti gulai ikan patin yang menjadi ikon kuliner khas Jambi. Gulai Ikan Patin adalah masakan yang diolah menggunakan tempoyak yaitu daging buah yang telah di fermentasi, namun dapat digantikan juga dengan santan untuk menghindari bau dan rasa tempoyaknya yang cukup menyengat. Rasa gulai patin didominasi dengan rasa asam gurih, dapat kita temukan dimana saja di daerah Jambi , karena menjadi menu utama yang paling dicari. Harganya pun terjangkau karena dibuat oleh warga asli Jambi. Nah guys, jangan lupa icip – icip makanan khas ini jika kamu berkunjung ke kota Jambi. Sumber artikel Sumber foto Hits 2982 Afra Zahara Jalan kemanapun sambil mengamati dengan apik, jadi banyak cita - cita. Doakan ya!
Jambi, Antaranews Sumbar - Gulai tempoyak ikan patin dan pindang ikan patin tetap menjadi masakan khas yang diandalkan Provinsi Jambi meski di daerah lain juga ada menu masakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Disbudpar Provinsi Jambi, Eka Feriani di Jambi, Jumat, mengatakan dua masakan tersebut sudah menjadi khas masyarakat Jambi baik dalam masakan keseharian maupun untuk kegiatan seperti hajatan dan pesta pernikahan."Tempoyak dan pindang masih jadi kuliner andalan masyarakat Jambi. Masakan itu kerap kita temui di masyarakat bahkan banyak di jual di rumah-rumah makan dan restoran ternama di Jambi," kata mengatakan masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi itu sempat menjadi polemik, dimana Provinsi Sumatera Selatan mengakui masakan tersebut berasal dari daerah menurut Eka, Tempoyak memang dikenal dari Sumatera, terkait asal mulanya Eka menyebut Sumatera Selatan dan Jambi berdekatan sehingga makanan itu dikenal di daerah itu."Dulu kebanyakan tempoyak dibuat orang Jambi, tapi kan orang lain juga bisa membuat masakan tersebut. Seperti pempek di Palembang ada kita juga ada, tepek ikan di Jambi ada di Palembang juga ada, tapi mereka mungkin duluan mempopulerkannya," kata kemungkinan upaya untuk mendaftarkan hak paten kuliner andalan Jambi tersebut, Eka mengatakan belum ada karena terkendala masakan tersebut juga banyak di daerah lain bahkan daerah lain lebih dulu mempopulerkannya."Tapi tempoyak dan pindang itu yang khas, yang paling enak rasanya ya dari Jambi. Kita belum bisa mematenkan kuliner tersebut karena daerah lain juga ada," juga menyebut banyak pelancong yang mengunjungi Jambi menanyakan masakan tempoyak dan pindang tersebut dan ingin menikmati masakan Tempoyak merupakan lauk dan juga dapat dimakan langsung, namun banyak yang tidak sanggup karena keasamannya. Tempoyak terasa asam karena terjadinya proses fermentasi pada buah durian sebagai bahan tempoyak bisa dicampur dengan berbagai jenis ikan air tawar seperti ikan patin, baung, toman, lais, seluang panto, lambak, betok dan ikan air tawar lainnya di juga dengan gulai pindang, juga bisa dicampur dengan ikan sungai seperti ikan baung, ikan gabus dan ikan air tawar lainnya.*